Anak Semua Bangsa

Beberapa waktu lalu, kepolisian menjadikan buku sebagai barang bukti penangkapan beberapa massa aksi. Melihat itu, membuat penulis yakin bahwa negara ini memang melulu hidup dalam kepalanya sendiri. Menjadikan buku Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer sebagai barang bukti adalah kekeliruan pikiran ke sekian ribu yang dilakukan oleh kepolisian dan terutama negara. Melihat novel itu dipajang di […]

Anak Semua Bangsa Read More »

Dunia Butuh Lebih Banyak Perempuan yang Marah

Dunia Butuh Lebih Banyak Perempuan yang Marah (Untuk para penyintas Mei 98 dan semua yang tak ingin dihapus dari sejarah) Ada satu kalimat yang bikin isi kepala kami mendidih minggu ini: “Tidak ada kekerasan terhadap etnis Tionghoa tahun 1998. Itu tidak pernah ada dalam sejarah kita.” itu kata Fadli Zon. Menteri. Kepala Kebudayaan. Kepala pelupa.

Dunia Butuh Lebih Banyak Perempuan yang Marah Read More »